wow...., itulah yang pertama kali gw ucapin saat hasil ujian advokat mau dikeluarkan. antara deg2'an dan pasrah juga sih cz jujur aja gue pesimis juga, secara gw ngerjainnya sambil ngantuk banget dan gak fit juga. semoga aja kali ini ada keajaiban buat gue biar bisa lulus ujian advokat deh. semoga Tuhan baca blog gue dan mau kabulin permintaan gw.
heemmm..., seandainya aja lulus, gw gak berani nazar macem2 sih cuma pengennya memperbaiki carut-marut yang terjadi di dunia hukum aja deh dan berguna bagi nusa dan bangsa. sebenarnya gw terinspirasi ayah gw aja. sejak ane kecil saat pulang sekolah waktu itu gw sekolah TK kalo pulang mesti mampir ke kantor ayah dan nunggu di kursi panjang ruang sidang. kebanggan ane dan keluarga akan ayah gw sangat membekas. beliau begitu gagah dengan toga hitam merahnya untuk menjalankan tugas menegakkan keadilan.
walaupun saat itu kesejahteraan hakim belum seperti saat ini, semua itu kami sekeuarga jalani dengan bahagia. inget banget waktu itu ayah gw cuma punya suzuki jet coled yang setia mengantar kemanapun kita pergi dan tidak ada sedikitpun kemewahan untuk menggambarkan kehidupan si pelaku yg biasa kita sebut "yang mulia".tp ayah tidak pernah mengeluh demi menegakkan sebuah keadilan di tanah yang terasing, timur leste...
sejak itu dalam hati gw, ada panggilan jiwa untuk melanjutkan cita2 ayah gw. jadi hakimpun tak mungkin karena proses seleksi yg penuh dengan nepotisme. tapi, itu tidak membuat gw putus asa. gw harus jadi pengacara untuk setidaknya melanjutkan perjuangan ayah gw menegakkan kebenaran dan keadilan di negeri ini
SEMOGA TUHAN MEMBERIKAN KESEMPATAN.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar